Monday, October 1, 2012

Mengenal Pupuk Tunggal dan Cara Pembuatannya

Pupuk tunggal adalah pupuk yang mengandung satu jenis zat makanan, seperti : Pupuk Nitrogen (N), Pupuk Fosfor(P) dan Pupuk Kalium (K).
A. Nitrogen (N)
Bentuk dan Fungsi Nitrogen (N)
Nitrogen dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang besar, umumnya menjadi faktor pembatas pada tanah-tanah yang tidak di pupuk. bentuknya berupa asam amino,amida dan amin yang berfungsi sebagai kerangka ( building blocks ) dan senyawa antara ( intermediary compounds ). berupa protein, khlorofil, asam nukleat : protein atau ensim mengatur reaksi biokimia, Nitrogen merupakan bagian utuh dari struktur khlorofil, warna hijau pucat atau kekuningan disebabkan kekahatan Nitrogen, sebagai bahan dasar DNA dan RNA. 
Bentuk NH3 ( amoniak ) diserap oleh daun dari udara atau dilepas dari daun ke udara, jumlahnya tergantung kosentrasi di udara. sebagian besar Nitrogen di ambil akar dalam bentuk anorganik, jumlahnya tergantung kondisi tanah. di dalam unsur nitrogen dapat mengalami alih rupa sebagai berikut : mineralisasi, imobilisasi, nitrifikasi, polatirisasi, fiksasi nitrogen.
Pupuk Nitrogen ini, biasanya digunakan oleh petani bagi pertumbuhan tanaman sayur berjenis daun-daunan, seperti : bayam, kangkung, pakcoy, dan lain-lain.
Bahan dan peralatan dalam membuat pupuk Nitrogen ( N ) adalah : 
  1. Daun-daun hijau 5 kg
  2. Bio-starter 0,25 liter
  3. Wadah/ember 1 buah
  4. Air 5 liter 
  5. Gilingan daging
  6. Drum air 1 buah
  7. Plastik
  8. Tali plastik
  9. Batang kayu
Cara membuat pupuk Nitrogen
  • Daun-daunan sebanyak 5 kg digiling halus
  • Kemudian tempatkan dalam wadah/ember yang telah berisi air selanjutnya masukan Bio-starter 0,25 liter
  • Kemudian tutup rapat dan di simpan dalam tanah. biarkan selama 7 hingga 14 hari
  • Apabila 7 sampai 14 hari terjadi perubahan warna air kehijau-hijauan dan berbau menyengat serta terlihat kental airnya, maka bahan tersebut telah siap digunakan.
B. Fosfor (P)
Bentuk dan fungsi Fosfor (P) didalam jaringan tanaman fosfor dibutuhkan tanaman dalam jumlah relatif besar, sedikit lebih kecil dibawah Nitrogen dan Kalium, setara dengan S, Ca, dan Mg. unsur fosfor (P) sifatnya mobil dalam tanaman, mudah di pindahkan dari bagian daun yang mudah ke titik tumbuh.
Pengaruh penempatan pupuk : 
  • Disebar (surface applications) : mobilitas fosfor dalam tanah terbatas, fosfor akan bergerak ke akar dengan sangat lambat. 
  • Disebar dan dibenamkan (broadcast and incorporate) : fosfor diberikan pada zona perakaran, fosfor terbuka penuh terhadap permukaan tanah, potensi penyematan fosfor maksimal.
  • Larikan (band placement) : mengurangi kontak tanah dengan pupuk, penyematan lebih sedikit dibanding jika di sebar dan di benamkan, akar akan menembus zona fosfor.
  • Cara aplikasi terbaik : tergantung hasil uji tanah dan jenis tanah, larikan sangat penting pada tanah yang memiliki fosfor rendah dengan kapasitas penyematan yang tinggi, pada tanah yang memiliki fosfor tinggi atau tanah dengan kapasitas penyematan rendah aplikasi dengan cara di sebarkan dan di benamkan setiap 3-4 tahun cukup efektif.
Pupuk fosfor ini, biasanya digunakan oleh petani bagi pertumbuhan tanaman sayur jenis buah-buahan, seperti : tomat, cabe, terong dan lain-lain.
Bahan dan peralatan dalam pembuatan pupuk fosfor (P) adalah : 
  1. Batang pisang yang masih segar.
  2. Air 5 liter
  3. Plastik
  4. Ember 1 buah
  5. Batang kayu
  6. Tali plastik
Cara membuat pupuk fosfor (P) : 
  • Batang pohon pisang di potong-potong, dengan ukuran kurang lebih 3-5 cm.
  • Masukkan potongan batang pisang tersebut kedalam wadah yang telah berisi air. 
  • Selanjutnya tutup rapat wadah tersebut dan biarkan selama 7-14 hari.
  • Apabila setelah 14 hari, kondisi air berwarna kecoklatan dan berbau menyengat busuk pisang, maka bahan tersebut telah siap di pergunakan.
C. Kalium (K)
Bentuk dan fungsi Kalium dalam tanaman.
Unsur Kalium dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang besar, yakni terbesar kedua setelah hara Nitrogen. pada tanah yang subur kadar Kalium dalam jaringan hampir sama dengan Nitrogen. 
Fungsi utama Kalium adalah mengaktifkan ensim-ensim dan menjaga air sel. ensim ynag diaktifkan antara lain sentetispati pembuatan ATP, fotosentesis, reduksinetrat, translokasigula ke biji, buah, umbi atau akar. unsur Kalium sangat lincah dalam tubuh tanaman, mudah dipindahkan dari daun tua ke bagian titik tumbuh. 
Jika Kalium berlebihan tidak secara langsung meracuni tanaman. kadar Kalium dalam tanah yang tinggi dapat menghambat penyerapan kation yang lain ( antagonis ) dapat mengakibatkan kekahatan Mg da Ca. unsur Ca sangat tidak mobil dalam tanaman, alih tempat terbatas dari daun tua ke bagian yang sedang tumbuh, dapat menyebabkan kekurangan Ca dalam buah, umbi dan titik tumbuh akar dan batang, kekahatan Ca dapat saja terjadi pada tanah yang memiliki kadar Ca yang tinggi, terutama jika laju transpirasi nya rendah.
Pupuk Kalium ini, biasanya digunakan oleh petani bagi tumbuhan tanaman sayur jenis umbi-umbian, seperti : kacang tanah, wortel, lobak, dan lain-lain.
Bahan dan peralatan dalam pembuatan pupuk Kalium (K) adalah : 
  1. Jerami 1 kg
  2. Daun bambu 0,25 kg
  3. Sabut kelapa 5 kg
  4. Tali plastik
  5. Air 5 liter
  6. Plastik
  7. Ember
Cara pembuatan Kalium (K) 
  • Semua bahan dirajang, kecuali sabut kelapa.
  • Kemudian masukkan bahan-bahan tersebut kedalam wadah yang telah berisi air.
  • Selanjutnya tutup rapat wadah tersebut dan biarkan selama 7-14 hari.
  • Apabila setelah 7-14 hari kondisi air berwarna kehitaman dan berbau menyengat busuk, maka bahan tersebut telah siap dipergunakan. 
 Demikianlah uraian singkat tentang mengenal pupuk tunggal dan cara pembuatannya, Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts